Peristiwa Perdagangan Luar Negeri Pekan Ini (31 Maret-06 April)
AS akan menerapkan kenaikan tarif baru pada impor Tiongkok mulai 9 April, dengan bea masuk gabungan mencapai 34-54%. Langkah ini telah memicu tanggapan dari berbagai negara, termasuk pertemuan kembali para menteri ekonomi dan perdagangan dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan baru-baru ini.

Pada tanggal 2 April, Presiden Trump mengumumkan tarif timbal balik dengan ketentuan-ketentuan utama berikut:
-
Tarif dasar minimum 10% untuk semua mitra dagang.
-
Bea masuk tambahan 34% khusus untuk Tiongkok
-
Tarif variabel 20-49% untuk mitra lainnya termasuk:
-
anggota Uni Eropa
-
Ekonomi-ekonomi utama Asia (Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dll.)
-
Negara-negara Asia Tenggara (Thailand, Indonesia, Malaysia, Kamboja)
-
Mitra dagang lainnya (India, Swiss)
-

Para pejabat Gedung Putih mengklarifikasi bahwa tarif baru China sebesar 34% akan digabungkan dengan bea masuk yang sudah ada sebesar 20%, sehingga menciptakan tarif total efektif sebesar 54% ketika diterapkan pada tanggal 9 April. Beberapa mitra dagang yang terkena dampak telah mengindikasikan rencana untuk mengambil tindakan balasan sebagai respons terhadap perubahan ini.











